<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>

<rss version="2.0"
 xmlns:blogChannel="http://backend.userland.com/blogChannelModule"
>

<channel>
<title>mataharitimoer</title>
<link>http://mataharitimoer.multiply.com/</link>
<description>terima kasih karena mau mengunjungi multiplyku. ini salah satu parkiranku. memanfaatkan fasilitas gratisan di dunia. &#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;oia, BLOG UTAMA saya sebenarnya di http://mataharitimoer.blogsome.com lebih terupdate ketimbang di MP ini&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;jabat erat!</description>
<pubDate>Fri, 22 Jan 2010 06:46:13 -0000</pubDate>
<lastBuildDate>Fri, 20 Mar 2009 12:59:00 -0000</lastBuildDate>

<image>
<title>mataharitimoer</title>
<url>http://images.mataharitimoer.multiply.com/logo</url>
<link>http://mataharitimoer.multiply.com/</link>
<width>100</width>
<height>100</height>
</image>
<item>
<title>Tugino&#x27;s Affair</title>
<link>http://mataharitimoer.multiply.com/journal/item/65/Tuginos_Affair</link>
<description>&#x3C;p&#x3E;Sudah tiga bulan Tuginem dipulangkan dari Malaysia. Itu merupakan akibat dari sikapnya yang terlalu sering melaporkan keburukan teman sekerjanya. Anda yang belum tahu kisah sebelumnya, bisa baca di serial TnT sebelumnya, &#x3C;a target=&#x22;_blank&#x22; title=&#x22;serial TnT sebelum ini...&#x22; mce_href=&#x22;http://mataharitimoer.blogdetik.com/2008/12/15/serial-tnt-diamprogin/&#x22; href=&#x22;http://mataharitimoer.blogdetik.com/2008/12/15/serial-tnt-diamprogin/&#x22;&#x3E;&#x3C;b&#x3E;TnT : Diamprogin!&#x3C;/b&#x3E;&#x3C;/a&#x3E;.&#x3C;/p&#x3E;&#x3C;p&#x3E;Sedih nasib Tuginem. Setiap hari yang dikerjakannya hanyalah melamun. Walaupun melamun bukanlah pekerjaan, tapi tiga bulan adalah waktu yang cukup lama untuk frustasi, dendam, atau menyesal. Dan ia belum tersenyum sedetikpun. Padahal anak bungsunya senantiasa memberikan senyuman kangen. Bocah berusia 3 tahun itu sudah sering ditinggal oleh ibunya. Waktu bocah itu berusia kurang dari 2 tahun, ditinggal bekerja ke Malaysia. Tapi Tuginem masih belum sanggup tersenyum. Walau matanya kelihatan sedang menikmati DVD film India kegemarannya, tapi pikirannya berkeliaran.&#x3C;/p&#x3E;&#x3C;p&#x3E;Penyebabnya bukan hanya masalah pemecatannya. Tapi masalah lain menyangkut urusan dalam negeri keluarganya. Ketika masih bekerja di Malaysia, ia mendengar kabar kalau suaminya, Tugino &#x201C;ada main...</description>
<guid isPermaLink="true">http://mataharitimoer.multiply.com/journal/item/65/Tuginos_Affair</guid>
<pubDate>Fri, 20 Mar 2009 12:59:00 -0000</pubDate>
</item>
<item>
<title>buku kumpulan puisiku</title>
<link>http://mataharitimoer.multiply.com/journal/item/64/buku_kumpulan_puisiku</link>
<description>&#x3C;p&#x3E;Hari ini, beberapa teman yang pernah memesan buku kumpulan puisiku, mestinya sudah boleh tersenyum. Karena buku kumpulan puisi itu sudah bisa didownload gratis &#x3C;strong&#x3E;&#x3C;a title=&#x22;download e-book nyawakata&#x22; href=&#x22;http://www.docstoc.com/docs/4993227/kumpulan-puisi-MT&#x22; target=&#x22;_blank&#x22;&#x3E;DI SINI&#x3C;/a&#x3E;&#x3C;/strong&#x3E;.&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p&#x3E;Judul bukunya, &#x201C;NYAWA KATA&#x201D; ada sub judul, berbangsa, bersama, beragama, yang merupakan klasifikasi dari puisi-puisiku berdasarkan tema.&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p&#x3E;Selamat menyedot dan membaca&#x2026;&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;a href=&#x22;http://www.docstoc.com/docs/4993227/kumpulan-puisi-MT&#x22;&#x3E;&#x3C;img class=&#x22;size-full wp-image-304&#x22; src=&#x22;http://mataharitimoer.blogdetik.com/files/2009/03/nyawakata-cover.jpg&#x22; alt=&#x22;nyawa kata&#x22; width=&#x22;233&#x22; height=&#x22;314&#x22;&#x3E;&#x3C;/a&#x3E;</description>
<guid isPermaLink="true">http://mataharitimoer.multiply.com/journal/item/64/buku_kumpulan_puisiku</guid>
<pubDate>Wed, 18 Mar 2009 01:18:00 -0000</pubDate>
</item>
<item>
<title>Tim Sukses yang Mengganggu Tidurku</title>
<link>http://mataharitimoer.multiply.com/journal/item/63/Tim_Sukses_yang_Mengganggu_Tidurku</link>
<description> 			      &#x3C;p&#x3E;Setelah Dzuhuran, aku membaringkan badan. Sejak semalam, belum tidur karena ada pekerjaan yang harus diselesaikan sesuai jadwal. Hape aku matikan, agar tak mengganggu hutang tidurku. Aku butuh tidur maksimal 2 jam saja, agar kembali fresh.&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p&#x3E;Saat baru mau pulas, terdengar salam di depan pintu. Anakku yang sebelumnya sudah kupesan, sudah bilang kepada tamu itu kalau &#x201C;Ayah baru tidur. Tak mau diganggu.&#x201D; Tapi anakku gagal menjalankan tugasnya. Ia diminta membangunkan ayahnya karena ada tamu penting. Sayup-sayup kudengar permintaannya itu.&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p&#x3E;Karena tak mau menumbuhkan rasa bersalah pada anakku, akupun terpaksa bangun dan menyuruhnya main game saja di dalam. Kutemui &#x201C;tamu penting&#x201D; itu.&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p&#x3E;Ia menjabat tanganku, tersenyum. Aku menerima jabat tangannya sambil mengucek-ucek mata dengan lengan kiriku. Belum juga kutanya, ia sudah meracau&#x2026;&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p&#x3E;&#x201C;Ini, pak. Kami dari pesantren al-z@#!@##!!! [sensor] mohon doa dan dukungan bapak. Kami telah menitipkan kader terbaik kami untuk turut membangun negeri ki...</description>
<guid isPermaLink="true">http://mataharitimoer.multiply.com/journal/item/63/Tim_Sukses_yang_Mengganggu_Tidurku</guid>
<pubDate>Sun, 15 Mar 2009 18:12:00 -0000</pubDate>
</item>
<item>
<title>Terima Kasih</title>
<link>http://mataharitimoer.multiply.com/journal/item/62/Terima_Kasih</link>
<description>Apa yang kita pikirkan tentang sesuatu belum tentu sama dengan yang dipikirkan orang lain. Jangan terkejut kalau banyak perbedaan paham tentang satu hal. Misalnya saja tentang terima kasih. Jangan pernah memaksakan pikiran agar orang lain berterima kasih atas apa yang telah kita berikan kepadanya. Memang kita sudah mengorbankan tenaga, waktu, biaya, pikiran, dan perasaan. Tetapi belum tentu apa yang kita berikan itu merupakan kebaikan bagi orang lain. Karena mungkin mereka punya interpretasi berbeda tentang apa yang telah kita lakukan. sesuatu yang kita anggap pengorbanan, bisa jadi dianggap hal biasa bagi orang lain, yang tak perlu diterimakasihkan. &#x3C;p&#x3E;Terima kasih juga bisa saja bermakna material. Padahal yang kita harapkan hanya sekedar pengertian bahwa kita telah melakukan sesuatu, dan kita tak butuh penghargaan secara materiil. Cukup dengan senyum dan pancaran mata penuh cinta, itu merupakan wujud dari perhatian antar sesama makhluk Tuhan.&#x3C;/p&#x3E;</description>
<guid isPermaLink="true">http://mataharitimoer.multiply.com/journal/item/62/Terima_Kasih</guid>
<pubDate>Fri, 13 Mar 2009 20:04:00 -0000</pubDate>
</item>
<item>
<title>kecewa</title>
<link>http://mataharitimoer.multiply.com/journal/item/61/kecewa</link>
<description>&#x3C;i&#x3E;Dikecewakan adalah keadaan dimana kita tak mendapatkan apa yang diharapkan. Namun kita bisa saja tak kecewa kalau memang selalu bersiap diri untuk tak banyak berharap terhadap kepekaan orang lain. Karena pengharapan yang mendalam itulah, yang membuat kita tersiksa dalam kekecewaan...&#x3C;/i&#x3E;</description>
<guid isPermaLink="true">http://mataharitimoer.multiply.com/journal/item/61/kecewa</guid>
<pubDate>Thu, 12 Mar 2009 17:20:00 -0000</pubDate>
</item>
<item>
<title>Rumah Sakit Tanpa Empati</title>
<link>http://mataharitimoer.multiply.com/journal/item/60/Rumah_Sakit_Tanpa_Empati</link>
<description>&#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22;&#x3E;Kemarin saya sempat menyinggung tetangga yang miskin harta dan miskin hati. Tapi aku belum mau membahasnya. Kulanjutkan saja dengan perjalananku membawa warga itu ke Rumah Sakit terdekat.&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22;&#x3E;Alhamdulillah, ustadz Ozie dapat pinjaman mobil salah seorang tetangganya. Kamipun memboyong sang pasien ke Rumah Sakit terdekat. Pak RT bilang, mudah-mudahan Rumah Sakit itu bisa menerima Jamkesmas (Jaminan Kesehatan Masyarakat) agar bisa bebas biaya. Karena untuk membiayai secara utuh, kamipun tak punya uang lebih.&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22;&#x3E;Ustadz Ozie sebenarnya tak yakin kalau RS yang ditunjuk pak RT akan mau menerima pasien miskin yang minta gratisan. Ia sudah sering membawa pasien miskin, tapi tak mendapatkan pelayanan yang baik. Tapi aku memintanya agar ikuti saja maunya pak RT. Kamipun tiba di depan Unit Gawat Darurat.&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22;&#x3E;Warga yang sakit itu digotong menuju bangsal. Anaknya yang menemani. Aku dan pak RT menuju ruang pendaftaran.&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22;&#x3E;Kulihat dua orang petugas sedang asyik mendengarkan lagu-lagu dari sebuah &#x3C;i&#x3E;handphone&#x3C;/i&#x3E; sambil be...</description>
<guid isPermaLink="true">http://mataharitimoer.multiply.com/journal/item/60/Rumah_Sakit_Tanpa_Empati</guid>
<pubDate>Tue, 10 Mar 2009 07:20:00 -0000</pubDate>
</item>
<item>
<title>RT Langka</title>
<link>http://mataharitimoer.multiply.com/journal/item/59/RT_Langka</link>
<description> 			      &#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22; style=&#x22;margin-bottom: 6pt;&#x22;&#x3E;Sabtu malam, saat baru pulang dari Botani Square, pintu rumahku digedor beriringan dengan teriakan salam. Ketika kubuka pintu, ternyata pak RT, yang kelihatan panik. Belum juga saya bertanya kenapa, beliau sudah menjelaskan perkaranya. Seorang warga RT kami sekarat di rumahnya. Napasnya sudah &#x201C;ngap-ngapan&#x201D;, sebelah tubuhnya kaku. Ia meminta agar warga itu diperiksa kondisinya.&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22; style=&#x22;margin-bottom: 6pt;&#x22;&#x3E;setelah diperiksa di rumahnya yang hanya berukuran 3&#xD7;3 m, tekanan darahnya 200/120. Sudah tiga hari tidak bisa mengonsumsi makanan maupun minuman. Obat dari puskesmaspun tak sanggup ditelan. &#x201C;Ini tekanan darah tinggi, pak! Sudah stroke! Mending kita cari kendaraan, bawa ke rumah sakit, agar bisa diinfus!&#x201D; saranku.&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22; style=&#x22;margin-bottom: 6pt;&#x22;&#x3E;Pak RT mengajakku bicara di luar rumah warganya itu. &#x201C;Gimana nih? Pinjam mobil pesantren bisa nggak?&#x201D; Tanyanya kepadaku.&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22; style=&#x22;margin-bottom: 6pt;&#x22;&#x3E;&#x201C;Nggak mungkin bisa, pak!&#x201D; jawabku, &#x201C;Karena mobil pesantren masih belum selesai dibongkar, turun mesin&#x2026;&#x201D; Aku tahu karena sebelumnya bersama ustadz baru saja melihat mesin mo...</description>
<guid isPermaLink="true">http://mataharitimoer.multiply.com/journal/item/59/RT_Langka</guid>
<pubDate>Sun, 8 Mar 2009 20:50:00 -0000</pubDate>
</item>
<item>
<title>Benci tak caci maki, Cinta tak puji-puja</title>
<link>http://mataharitimoer.multiply.com/journal/item/58/Benci_tak_caci_maki_Cinta_tak_puji-puja</link>
<description> 			      &#x3C;p&#x3E;Malam ini aku diundang oleh seorang teman di facebook untuk gabung ke sebuah grup. Mungkin maksudnya agar sekedar tahu saja, ada grup yang seperti itu. Awalnya sih kaget, karena nama grup itu mencantumkan 3 nama temanku sebagai nama grupnya.&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p&#x3E;Setelah join, ternyata isinya adalah tentang caci maki terhadap ketiga temanku itu. Bahkan dengan menggunakan kata-kata yang jorok, kasar, sumpah serapah dan segala emosi negatif. Why? kenapa bisa begitu?&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p&#x3E;Setelah kuteliti, ternyata yang membuat adalah salah seorang &#x201C;mantan&#x201D; muridnya sendiri. Jadi aku menganggap &#x201C;biasa&#x201D; saja. Aku mencoba mengerti amarah mereka yang meledak-ledak. Mencoba mengingat bagaimana kisah-kisah angkatan mereka saat aku sempat bersliweran dengan mereka.&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p&#x3E;Bagiku, ini adalah hasil dari pendidikan budaya kita. Mungkin lebih tepatnya budaya politik. Tapi maaf deh&#x2026; kaum budayawan mungkin kurang setuju dengan istilah &#x201C;budaya politik&#x201D;, mungkin karena merasa politisi negeri ini tak berbudaya. &#x3C;img src=&#x22;http://mataharitimoer.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif&#x22; alt=&#x22;:)&#x22; class=&#x22;wp-smiley&#x22;&#x3E; &#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p&#x3E;Kita lihat saja bagaimana kebi...</description>
<guid isPermaLink="true">http://mataharitimoer.multiply.com/journal/item/58/Benci_tak_caci_maki_Cinta_tak_puji-puja</guid>
<pubDate>Thu, 26 Feb 2009 17:51:00 -0000</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pengalaman itu Mahal</title>
<link>http://mataharitimoer.multiply.com/journal/item/57/Pengalaman_itu_Mahal</link>
<description> 			      &#x3C;p style=&#x22;margin-bottom: 0cm;&#x22;&#x3E;&#x3C;em&#x3E;Experience is the best teacher&#x3C;/em&#x3E;, begitu kalau orang bijak bilang. Tapi masih ada saja orang yang tidak sadar untuk belajar dari pengalaman. Untuk orang seperti ini, kata-kata bijak itu mungkin mesti diganti menjadi &#x201C;Pengalaman itu Mahal&#x201D;.&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p style=&#x22;margin-bottom: 0cm;&#x22;&#x3E;Contohnya seperti kisah yang dialami oleh Parjo (maaf kalau ada yang bernama sama dengan nama samaran ini). Sejak muda Parjo sudah sering berwiraswasta. Dagang ini dan itu. Jadi calo ini dan itu. Tapi semuanya selalu berakhir dengan kebangkrutan. Setiap ia ingin memulai usaha baru, keluarganya selalu skeptis. Mereka sudah bosan mengingatkan agar Parjo belajar dari pengalaman gagalnya dalam membangun segala usaha. Mereka menyarankan agar Parjo beralih saja menjadi pegawai di perusahaan atau bahkan menjadi buruh di sebuah pabrik. Tapi sejak lama Parjo selalu menolak karena ia tak mau hidup jadi pesuruh ataupun robot para bos. Ia merasa menjadi usahawan itu lebih merdeka karena tak ada yang menyuruhnya ini dan itu.&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p style=&#x22;margin-bottom: 0cm;&#x22;&#x3E;Hingga pada akhir bulan lalu, ...</description>
<guid isPermaLink="true">http://mataharitimoer.multiply.com/journal/item/57/Pengalaman_itu_Mahal</guid>
<pubDate>Tue, 10 Feb 2009 15:11:00 -0000</pubDate>
</item>
<item>
<title>Paket untuk Ibu</title>
<link>http://mataharitimoer.multiply.com/journal/item/56/Paket_untuk_Ibu</link>
<description>    Kemarin, waktu hari ibu (22 Des 08) aku dan Alabarok merekam 2 lagu dan 2 puisi. semuanya tentang rasa terima kasih kita kepada Ibu. Bukan cuma itu, ini juga berkenaan dengan Ultah Meiy, yang dalam paket ini merelakan 2 puisinya digebet buat dibikin lagu hehehe...&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Aku menyanyikan lagu karangan Alux Fabian d&#x27;Bogor berjudul &#x22;IBU&#x22;. Lagu ini dibuat sebelum reformasi 1998. Belum sempat diselesaikan. Tapi tapapalah, aku nyanyikan dengan gitar bolong yang sudah retak-retak bodynya.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Lagu kedua berjudul &#x22;BUNGAMU IBU&#x22;. Lagu ini kugubah dari puisi &#x3C;a href=&#x22;http://meiy.multiply.com&#x22;&#x3E;Putireno Baiak (Meiy)&#x3C;/a&#x3E; berjudul &#x22;Sajak Buat Ibu&#x22;. Tapi disarankan dengarnya pake winAmp. karena kalo paka WMP rada echo gitu... &#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Alabarok menyumbangkan 1 puisinya Jawawi Imron. Kupaksa untuk menyanyikan 2 bait puisi itu. biar nggak terlalu puisi banget. 1 puisi lagi dibawakan Alabarok. sebuah puisi karangan Putireno Baiak juga, judulnya &#x22;Ingin Kembali&#x22;. Trims buat Meiy yang rela puisinya diobrak-abrik oleh 2 anak manusia yang nekad ini. Juga buat Alux, ...</description>
<guid isPermaLink="true">http://mataharitimoer.multiply.com/journal/item/56/Paket_untuk_Ibu</guid>
<pubDate>Sat, 27 Dec 2008 16:56:00 -0000</pubDate>
</item>
<item>
<title>Bungamu Ibu</title>
<link>http://mataharitimoer.multiply.com/music/item/15/Bungamu_Ibu</link>
<description>lagu ini digubah MT dari puisi Putireno Baiak yang berjudul Sajak Buat Ibu. direkam pada 22 Desember 2008 dalam rangka memperingati hari ibu dan sekalian HUT Putireno</description>
<guid isPermaLink="true">http://mataharitimoer.multiply.com/music/item/15/Bungamu_Ibu</guid>
<pubDate>Wed, 24 Dec 2008 15:57:12 -0000</pubDate>
</item>
<item>
<title>Diprospek... (Catatan Akhir Tahun buat Pegiat MLM)</title>
<link>http://mataharitimoer.multiply.com/journal/item/55/Diprospek..._Catatan_Akhir_Tahun_buat_Pegiat_MLM</link>
<description>Kemarin dapat telepon dari orang yang tak dikenal, nomornya 08191554####. Ia memperkenalkan namanya, FL. Ini petikan obrolanku&#x2026; setelah sebelumnya SMS-an&#x2026; &#x3C;p&#x3E;&#x3C;em&#x3E;FL : Siang, pak. Sedang apa siang ini? Saya ingin sharing, bagaimana pendapat Bapak tentang perusahaan MLM yang tadi saya sms?&#x3C;/em&#x3E;&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p&#x3E;&#x3C;em&#x3E;MT : Siang, mas. Saya sedang main &#x3C;/em&#x3E;game&#x3C;em&#x3E; &#x3C;/em&#x3E;Pro Evolution Soccer&#x3C;em&#x3E; dengan anak saya&#x2026; Perusahaan MLM anda? Oh saya sudah buka &#x3C;/em&#x3E;website&#x3C;em&#x3E;-nya.&#x3C;/em&#x3E;&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p&#x3E;&#x3C;em&#x3E;FL : Enak ya pak, siang hari gini masih bisa main &#x3C;/em&#x3E;game&#x3C;em&#x3E; dengan anak. Sementara saya sedang bekerja, tapi sekarang sedang makan siang di warung nasi, sambil prospek teman. Menurut bapak bagaimana jika ada orang MLM yang pindah ke perusahaan MLM lainnya?&#x3C;/em&#x3E;&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p&#x3E;&#x3C;em&#x3E;MT : Bebas saja. orang MLM itukan sebenarnya &#x3C;/em&#x3E;IBO&#x3C;em&#x3E; (&#x3C;/em&#x3E;independent bussiness owner&#x3C;em&#x3E;), jadi tak perlu dipersalahkan kalau pindah-pindah. Layaknya orang yang bekerja di perusahaan, pasti akan keluar kalau mendapat tawaran penghasilan ataupun suasana dan fasilitas yang lebih baik di perusahaan lain.&#x3C;br&#x3E; &#x3C;/em&#x3E;&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p&#x3E;&#x3C;em&#x3E;FL : Bapak benar! Lalu bagaimana pak, apa ...</description>
<guid isPermaLink="true">http://mataharitimoer.multiply.com/journal/item/55/Diprospek..._Catatan_Akhir_Tahun_buat_Pegiat_MLM</guid>
<pubDate>Thu, 18 Dec 2008 05:24:00 -0000</pubDate>
</item>
<item>
<title>PESAN DARI BADUY DALAM</title>
<link>http://mataharitimoer.multiply.com/journal/item/54/PESAN_DARI_BADUY_DALAM</link>
<description>aku sempat memaksakan diri ke Baduy Dalam, terikat janji sejak 3 bulan sebelumnya.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;tulisan lengkap ada di : &#x3C;a href=&#x22;http://mataharitimoer.blogdetik.com/2008/11/19/pesan-dari-baduy-dalam/&#x22;&#x3E;http://mataharitimoer.blogdetik.com&#x3C;/a&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;a href=&#x22;http://mataharitimoer.blogdetik.com/2008/11/19/pesan-dari-baduy-dalam/&#x22;&#x3E;&#x3C;img class=&#x22;alignmiddleb&#x22; src=&#x22;http://mataharitimoer.blogdetik.com/files/2008/11/cover-biarkan-baduy-bicara-thumbnail.jpg&#x22; border=&#x22;0&#x22;&#x3E;&#x3C;/a&#x3E;maaf, bila isinya nggak diposting di MP... lagi buru-buru sih.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;</description>
<guid isPermaLink="true">http://mataharitimoer.multiply.com/journal/item/54/PESAN_DARI_BADUY_DALAM</guid>
<pubDate>Mon, 24 Nov 2008 03:22:00 -0000</pubDate>
</item>
<item>
<title>Jalin Hati, bukan Ngadu Kepala</title>
<link>http://mataharitimoer.multiply.com/journal/item/53/Jalin_Hati_bukan_Ngadu_Kepala</link>
<description> 			      &#x3C;p&#x3E; 			      &#x3C;p&#x3E;Mengunjungi kampung temanku. Kamipun mampir di sebuah masjid yang sepi. Saat shalat di masjid kampung itu, hanya ada 2 orang : aku dan temanku. Selesai shalat, kuungkapkan kegelisahan pikiranku padanya&#x2026;&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;blockquote&#x3E;&#x3C;p&#x3E;MT : kulihat banyak orang di perapatan, di setiap pelataran rumah, waktu kita memasuki kampung ini.&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p&#x3E;XX : Banyaklah, di sini sudah padat penduduknya.&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p&#x3E;MT : Kenapa mereka nggak ada yang shalat di masjid ya? Padahal sepertinya masjid luas ini sudah cukup tua usianya.&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p&#x3E;XX : Ini memang masjid tua. Dulu sih ramai. Tapi sekarang banyak yang malas ke masjid ini. Mungkin mereka masih tetap shalat, tapi di rumah.&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p&#x3E;MT : Koq bisa begitu? Padahal kan ini masjid mereka?!&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p&#x3E;XX : Ceritanya panjang&#x2026;&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p&#x3E;MT : Berapa meter? Ceritain dong!&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p&#x3E;XX : Setelah masjid ini dikelola oleh ustadz-ustadz anti bid&#x2019;ah, lama-lama masyarakat jadi enggan ke sini.&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p&#x3E;MT : Lho, ustadz anti bid&#x2019;ah? Gimana maksudnya?&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p&#x3E;XX : Kelompok ustadz yang sering mangkal di sini selalu berceramah tentang bid&#x2019;ah yang memasyarakat di si...</description>
<guid isPermaLink="true">http://mataharitimoer.multiply.com/journal/item/53/Jalin_Hati_bukan_Ngadu_Kepala</guid>
<pubDate>Sun, 23 Nov 2008 16:20:00 -0000</pubDate>
</item>
<item>
<title>Blog MT </title>
<link>http://mataharitimoer.multiply.com/photos/album/9/Blog_MT_</link>
<description>header blog MT di detik. Foto dijepret dari sebuah bus yang melintasi jalan di Ciruas, Serang.</description>
<guid isPermaLink="true">http://mataharitimoer.multiply.com/photos/album/9/Blog_MT_</guid>
<pubDate>Sat, 1 Nov 2008 18:56:58 -0000</pubDate>
</item>
<item>
<title>my famz </title>
<link>http://mataharitimoer.multiply.com/photos/album/8/my_famz_</link>
<description>ini foto-foto pada Oktober 2008. pada 3 bulan terakhir keluarga kami menghuni Cihideung Forest yang selalu menyenangkan.</description>
<guid isPermaLink="true">http://mataharitimoer.multiply.com/photos/album/8/my_famz_</guid>
<pubDate>Fri, 31 Oct 2008 16:08:51 -0000</pubDate>
</item>
<item>
<title>dedemit</title>
<link>http://mataharitimoer.multiply.com/journal/item/52/dedemit</link>
<description>Malam itu mampir di pos satpam di hutan ini. Mereka asyik ngerumpi. Ternyata mereka sedang ngomongin dedemit (setan). Menurut beberapa orang, di hutan ini sering ada penampakan setan alias demit (basa sunda). &#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Di kamar mandi lab komputer adalah salah satu tempat yang dianggap angker. nggak ada warga yang berani ke sana pada malam hari. begitu juga di rumahku, kata seorang satpam. yang lain menambahkan, &#x22;makanya kita jarang ngontrol rumah ente kalo lagi kosong&#x22; karena dulu sering ada demit.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x22;Buktinya sampai sekarang saya aman-aman saja di rumah.&#x22; jawabku&#x3C;br&#x3E;&#x22;Memang ente nggak pernah ngerasain angker di rumah?&#x22; tanya salah seorang yang paling penakut.&#x3C;br&#x3E;&#x22;Nggak tuh. Tapi waktu pertamakali tinggal di sana, sering sih, pada jam 2 malam seperti ada yang mandi di kamar mandi, jebar-jebur. tapi setelah saya samperin, lantai kamar mandi kering, berarti nggak ada yang mandi.&#x22; gitu saja penjelasan saya.&#x3C;br&#x3E;&#x22;Mungkin setannya takut sama ente kali?&#x22; kata yang lain.&#x3C;br&#x3E;&#x22;Sama sekali ente nggak pernah ngeliat penampaka...</description>
<guid isPermaLink="true">http://mataharitimoer.multiply.com/journal/item/52/dedemit</guid>
<pubDate>Fri, 31 Oct 2008 14:49:00 -0000</pubDate>
</item>
<item>
<title>Axioo Vs HP-Compaq</title>
<link>http://mataharitimoer.multiply.com/journal/item/51/Axioo_Vs_HP-Compaq</link>
<description>&#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22;&#x3E;Sampai di Jakarta, lappieku rusak. Windows vista yang tadinya terinstall minta diinstal kembali. Repotnya, aku tak bawa DVD windows dan driver axioo yang kupunya. Mikir&#x2026;. ah, kenapa aku nggak ke rumah coople saja. Dia kan punya lappie juga. Malah lebih keren, pasti dia punya DVD windows vista bawaan dari hp-compaq. &#x3C;/p&#x3E; 	&#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22;&#x3E;Di rumahnya, ia memberikan lappienya padaku. &#x201C;gue nggak dapat DVDnya, tapi file recoverynya ada di hard disk, bisa dicopy ke DVD blank&#x201D; katanya. &#x3C;/p&#x3E; 	&#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22;&#x3E;Kucoba lakukan sesuai petunjuknya. Kupikir, hebat banget HP dengan membuat program recovery hp-compaq untuk para pelanggannya. Ketika ada masalah, tinggal klik F11 lalu program tersebut akan memperbaiki windows vista yang crash. Hebatnya lagi, program tersebut menyediakan opsi untuk membackup vista dalam 2 keping DVD. Aku mulai melakukan. Menunggu hingga 2 keping DVD blank diburning dengan windows vista di dalamnya. Selesai! Yup! Tinggal masukkan ke lappieku.&#x3C;/p&#x3E; 	&#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22;&#x3E;Axioo kubooting dengan start up dari optical drive. Mulailah DVD reco...</description>
<guid isPermaLink="true">http://mataharitimoer.multiply.com/journal/item/51/Axioo_Vs_HP-Compaq</guid>
<pubDate>Sun, 19 Oct 2008 16:09:00 -0000</pubDate>
</item>
<item>
<title>jadi CALEG</title>
<link>http://mataharitimoer.multiply.com/journal/item/50/jadi_CALEG</link>
<description>&#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22;&#x3E;Ini obrolan dengan teman yang bercita-cita jadi anggota legislatif. Kurangkum obrolan itu seingatku.&#x3C;/p&#x3E; 	&#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22;&#x3E;&#x201C;Saya tak percaya kalau nanti dia terpilih jadi aleg, akan tetap konsisten terhadap perjuangan membela rakyat kecil!&#x201D; ia mengomentari salah seorang yang dikenalnya, yang bertengger dalam daftar calon anggota legislatif pemilu 2009.&#x3C;/p&#x3E; 	&#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22;&#x3E;&#x201C;Dia kan ustadz, menurutku dia akan tetap konsisten.&#x201D; Tanggapku&#x3C;/p&#x3E; 	&#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22;&#x3E;&#x201C;ah, banyak yang sebelumnya benar, ketika jadi aleg malah terjerumus dalam lingkaran setan!&#x201D; keluhnya.&#x3C;/p&#x3E; 	&#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22;&#x3E;&#x201C;berarti tetap masih ada sedikit yang lurus, kan?&#x201D; &#x3C;/p&#x3E; 	&#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22;&#x3E;&#x201C;Kalau yang lurus sedikit, justru akan kalah dengan mayoritas bengkok!&#x201D;&#x3C;/p&#x3E; 	&#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22;&#x3E;&#x201C;Kamu kenapa tidak jadi caleg? Setahuku kamu aktif banget di DPD Partaimu&#x2026;&#x201D;&#x3C;/p&#x3E; 	&#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22;&#x3E;&#x201C;Saya bukan orang pribumi. Jadi agak sulit bersaing dengan mereka yang pribumi.&#x201D; Ia memang pendatang di kota ini karena pekerjaanya menuntutnya hinggap di Jakarta. &#x3C;/p&#x3E; 	&#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22;&#x3E;&#x201C;Kenapa kamu tak kembali ke daerah asalmu? Di sana kamu bisa aktif di DPD Partaimu. Dengan geliatmu yang tak mengenal waktu, sa...</description>
<guid isPermaLink="true">http://mataharitimoer.multiply.com/journal/item/50/jadi_CALEG</guid>
<pubDate>Wed, 8 Oct 2008 16:40:00 -0000</pubDate>
</item>
<item>
<title>Menaikkan Harga Karena Orang Miskin</title>
<link>http://mataharitimoer.multiply.com/journal/item/49/Menaikkan_Harga_Karena_Orang_Miskin</link>
<description>&#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22;&#x3E;Pagi itu saya membaca halaman satu Koran Kompas. Ada rencana anggota dewan menaikkan cukai rokok hingga 100-150 persen. Alasan mereka, agar orang-orang miskin nggak sanggup beli rokok. Mereka mengira, jika harga rokok selangit, orang miskin tak akan sanggup membelinya.&#x26;nbsp; Bahkan diharapkan dapat berhenti merokok gara-gara mahal.&#x3C;/p&#x3E;  &#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22;&#x3E;Menurut saya, argumentasi anggota dewan yang tak pernah benar-benar merasakan kemiskinan itu, bego banget. Mereka tak pernah benar-benar belajar dari kasus kenaikan harga barang beberapa tahun ini. Mulai dari BBM hingga beras, cabai, terigu, minyak goreng, dll, yang mengalami kenaikan harga, tetap saja rakyat kita yang kebanyakan miskin berusaha dapat membelinya. Mereka benar-benar tertekan dengan kenaikan harga, tetapi mereka tak sanggup mengubah kebijakan, sehingga tetap saja harus memaksakan diri membeli dengan harga tinggi.&#x3C;/p&#x3E;  &#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22;&#x3E;Kalau memang anggota dewan yang &#x201C;terhormat&#x201D; itu berkeinginan agar rakyat kita tidak merokok, janganlah membebankan kembali masalah...</description>
<guid isPermaLink="true">http://mataharitimoer.multiply.com/journal/item/49/Menaikkan_Harga_Karena_Orang_Miskin</guid>
<pubDate>Sat, 4 Oct 2008 11:13:00 -0000</pubDate>
</item>
<item>
<title>Jamaah Kambing Hitam</title>
<link>http://mataharitimoer.multiply.com/journal/item/48/Jamaah_Kambing_Hitam</link>
<description>&#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22;&#x3E;Di sebuah masjid di tengah kampung yang sepi, serombongan jamaah datang untuk itikaf. Sang Kyai yang masjidnya ketempatan, dengan senang hati mengijinkan para hamba Allah beribadah untuk mengisi 10 hari terakhir di bulan Ramadhan. Usai tarawih, Kyai memberitahukan dimana letak kayu bakar, beras, dan panci, jika para jamaah itikaf itu hendak masak untuk sahur dan berbuka puasa.&#x3C;/p&#x3E; 	&#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22;&#x3E;Sang pimpinan jamaah menyatakan rasa terimakasihnya karena bisa diterima dengan baik oleh Kyai. Alasanpun diungkapkan, bahwa mereka membutuhkan suasana masjid yang tenang dan hening, seperti masjid di atas gunung ini. Udara malam yang sejuk juga sangat membantu jamaah hingga lebih khusyu&#x2019; beribadah. Kyai tersenyum dan meninggalkan para tamunya, kembali ke rumahnya untuk menerima tamu lain dari Jakarta.&#x3C;/p&#x3E; 	&#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22;&#x3E;Tengah malam, sang pimpinan jamaah menemui kyai. Ia mengeluhkan jamaahnya yang pergi satu persatu, mencari masjid yang di sekitarnya terdapat warung nasi. &#x3C;/p&#x3E; 	&#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22;&#x3E;&#x201C;Kan sudah disediakan kayu bakar dan peralatannya. Bera...</description>
<guid isPermaLink="true">http://mataharitimoer.multiply.com/journal/item/48/Jamaah_Kambing_Hitam</guid>
<pubDate>Tue, 30 Sep 2008 02:56:00 -0000</pubDate>
</item>
<item>
<title>Laskar Pelangi</title>
<link>http://mataharitimoer.multiply.com/reviews/item/4</link>
<description>sampai jakarta 24 September 2008 maghrib. Agenda hari pertama (besok) adalah nonton film Laskar Pelangi. hm... aku nggak bisa bikin review deh. 

aktor yang paling aku suka dari film itu adalah Alex Komang. Walaupun main sebentar, tapi sangat berarti dalam membuat film itu menjadi hebat.

anda yang memang benar-benar berprofesi sebagai guru, bisa banyak belajar dari film ini, bagaimana seharusnya menjadi guru yang akan selamanya dihormati oleh murid2 anda.

website resmi : &#x3C;a href=&#x22;http://www.laskarpelangithemovie.com/&#x22;&#x3E;http://www.laskarpelangithemovie.com/&#x3C;/a&#x3E;</description>
<guid isPermaLink="true">http://mataharitimoer.multiply.com/reviews/item/4</guid>
<pubDate>Fri, 26 Sep 2008 20:17:15 -0000</pubDate>
</item>
<item>
<title>NGOTA terakhir</title>
<link>http://mataharitimoer.multiply.com/journal/item/47/NGOTA_terakhir</link>
<description>&#x3C;img style=&#x22;width: 90px;height: 132px;&#x22; class=&#x22;alignleft&#x22; src=&#x22;http://rds.yahoo.com/_ylt=A0S0207imdlIAH4BnkSjzbkF/SIG=11thb2tmk/EXP=1222306658/**http%3A//purwakarta.org/flash/upl/petai.jpg&#x22; border=&#x22;0&#x22;&#x3E;Ini mudik-ngota terakhir yang mungkin kami lakukan dari Cihideung Forest ke Jakarta. Sebab bisa jadi tahun depan kami tak lagi menjadi penghuni hutan yang indah di Anyer ini. Karena itu, aku dan istri bersepakat untuk membawa oleh-oleh khas &#x22;orang kampung&#x22;. &#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Kemarin sore pesanan pete sudah sampai di depan pintu. Lumayan, ada layanan &#x22;delivery order&#x22; dari penguasa perkebunan pete Cihideung Forest. Kupastikan temanku, &#x3C;a href=&#x22;http://eska72.multiply.com&#x22;&#x3E;Coople&#x3C;/a&#x3E; jadi lebaran lantaran pesanannya berhasil kudapatkan.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Pisang kepok sudah siap setandan. Merupakan buah tangan dari &#x22;Mr. Pacheco&#x22;, orang yang baik hati dan selalu mau membantu dalam urusan jalan-jalan dan jajan-jajan. Ia juga memberikan emping dan rengginang. Total emping yang kubawa sekitar 3 Kg. &#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Istriku dapat rejeki lagi dari mang Iya, seorang petani baik hati dari Citawing Paradise : cabe merah merekah 6 Kg. hm.... lebaran tahun ini bakalan pedas nih. &#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Kelapa tua juga kusiapkan. Sudah ada 6 butir. Sebelumnya juga ada setandan kelapa ijo muda. Kelapa itu aku dapatkan d...</description>
<guid isPermaLink="true">http://mataharitimoer.multiply.com/journal/item/47/NGOTA_terakhir</guid>
<pubDate>Wed, 24 Sep 2008 01:36:00 -0000</pubDate>
</item>
<item>
<title>Hanya Memberi</title>
<link>http://mataharitimoer.multiply.com/journal/item/46/Hanya_Memberi</link>
<description>  &#x3C;p&#x3E;&#x3C;img style=&#x22;width: 152px;height: 124px;&#x22; class=&#x22;alignleft&#x22; src=&#x22;http://pesonabatik.com/images/gambarkucing.jpg&#x22; border=&#x22;0&#x22;&#x3E;Dalam sebuah pengajian di mushalla kecil, seorang kyai menghimbau agar uang yang dikumpulkan oleh murid-muridnya lebih baik diberikan kepada fakir miskin sebagai sedekah (&#x3C;i&#x3E;shadaqah&#x3C;/i&#x3E;). Salah seorang murid usul kalau uang yang ada diberikan kepada seorang kakek yang hidup sebatang kara. Untuk memenuhi kehidupannya, kakek tersebut mencari kayu bakar di hutan untuk dijual. Kakek tua renta itu adalah pilihan yang tepat baginya.&#x3C;/p&#x3E;&#x3C;p&#x3E;Satu orang murid yang lain tidak sependapat. Ia beralasan, kakek tersebut tidak pernah kelihatan shalat. Menurut yang lainnya, tidak ada pancaran keimanan dari wajah kakek tersebut. Lalu ia mengajukan agar diberikan kepada tetangganya yang miskin namun masih mau mengerjakan shalat saat ia ajak. Bahkan ketika diajak kampanye partainya, tetangganya itu selalu berpartisipasi.&#x3C;/p&#x3E;&#x3C;p&#x3E;Sang Kyai menengahi, &#x22;Sedekah itu buat siapa saja, tidak harus orang yang rajin beribadah. Lebih baik sedekah diberikan kepada orang yang memang miskin, meskipun ia bukan muslim. Sedekah itu ditujuka...</description>
<guid isPermaLink="true">http://mataharitimoer.multiply.com/journal/item/46/Hanya_Memberi</guid>
<pubDate>Mon, 22 Sep 2008 16:18:00 -0000</pubDate>
</item>
<item>
<title>MT&#x27;s Song</title>
<link>http://mataharitimoer.multiply.com/music/item/13/MTs_Song</link>
<description>rekaman bareng Gita Ranu Fitri. anak SMA di cihideung forest dalam rangka 17 agustusan kemarin. belum selesai... tapi ya udah. posting</description>
<guid isPermaLink="true">http://mataharitimoer.multiply.com/music/item/13/MTs_Song</guid>
<pubDate>Thu, 18 Sep 2008 15:32:44 -0000</pubDate>
</item>
<item>
<title>jihadterlarang</title>
<link>http://mataharitimoer.multiply.com/links/item/3/jihadterlarang</link>
<description>blog khusus untuk memarkirkan komentar</description>
<guid isPermaLink="true">http://mataharitimoer.multiply.com/links/item/3/jihadterlarang</guid>
<pubDate>Tue, 23 Oct 2007 14:48:11 -0000</pubDate>
</item>
</channel>
</rss>